Demam KFC di Meulaboh

Beberapa hari yang lalu, KFC atau yang di kenal dengan Kentucky Fried Chicken mulai beroperasi di pusat kota Meulaboh. Tepatnya di jalan Manekroo. Sebagai fast food restaurant yang pertama buka, di kota yang sedang berkembang ini, KFC menjadi wacana hangat dari anak usia balita sampai bapak-bapak dan ibu manula.

Bukan lelucon jika saya berkata anak-anak balita juga membicarakan tentang KFC. Dalam masa awal pembangunannya beberapa bulan yang lalu, jelas-jelas sudah tertulis di pamfletnya kurang lebih seperti ini “disini akan dibuka KFC”. Dalam hubungan sehari-hari antara Suami dan Saya dengan anak-anak, yang masih berumur dibawah lima tahun,kami membicarakan banyak hal, termasuk apa yang terjadi disekitar kami. Salah satunya dengan pembangunan KFC tersebut. Memang, mereka tidak pernah mendengar kata KFC sebelumnya, dan sebagai manusia yang ingin tahu, mereka juga bertanya apa itu KFC. Ketika kami mengatakan bahwa KFC itu sebuah restoran, mereka sangat senang mendengarnya. Kami bukan tipe yang suka makan di luar, apalagi di Meulaboh kami belum menemukan tempat yang sangat special untuk makan. Jadi ide untuk ke KFC merupakan ide yang sangat menyenangkan. Apalagi buat anak-anak. Bukan, kami bukan penggemar berat KFC, tapi tidak salah juga sesekali mencoba.

Jadi setelah KFC buka, dengan pamphlet besar bertuliskan KFC dan wajah Kolonel yang terpampang sangat besar dan sulit dilewatkan, wajar jika orang akan ‘terpukau’ olehnya. Apalagi anak-anak. Dan dengan tersedianya tempat main yang menggoda yang terletak disudut depan, anak mana yang tidak ingin kesana? Anak saya yang berusia empat tahun, kerap menanyakan kapan kami akan kesana, pasti akan sangat menyenangkan jika kesana karena ada tempat main, begitu katanya. Ketika kami pergi berbelanja, dia hanya minta lewat depan KFC untuk sekedar melihat (kami sudah sepakat bahwa kami tidak akan ke KFC dalam waktu dekat, karena begitu banyaknya orang yang kesna saat-saat ini). Anak saya yang berumur 2 tahun, kerap menyanyikan “KFC..KFC” dengan irama yang dibuatnya sendiri. Malam sebelum KFC dibuka, segerombolan anak-anak usia sekolah yang sedang lewat didepan rumah sedang bercanda tentang kapan mereka mau ke KFC dan siapa yang akan mentraktir jika mereka kesana. Paginya, ketika kami jalan-jalan pagi, bapak-bapak yang sedang jalan-jalan sepulang salat subuh, juga membicarakan KFC. Suami, sepulang kerja, bercerita bahwa dia mendengar bapak-bapak yang juga sedang membicarakan KFC. Jadi bisa dikatakan, sekarang Meulaboh sedang demam KFC.

Pada hari pertama KFC beroperasi, masyarakat dari semua umur membanjiri restoran fast food tersebut. Bahkan berdasarkan informasi, hampir menjelang tengah malam pun masih ada pengunjung. Parkirannya yang lumayan luas pun dipenuhi banyak kendaraan. Jalanan yang biasanya hanya padat ketika jam sekolah, hari itu dipadati oleh pengunjung KFC.

Entah karena banyaknya penggemar KFC di Meulaboh, atau itu hanya untuk sementara saja, sekedar mencoba makanan baru. Seperti kejadian beberapa bulan lalu, ketika sebuah café baru buka. Minggu pertama café itu beroperasi, mungkin hampir tidak ada kursi yang kosong, tapi sekarang, hampir semua kursi tak berpenghuni.

Pada dasarnya, yang namanya makanan, semua tergantung selera, JIka menurut para konsumen makanannya enak dan pelayanan bagus, tidak ada salahnya kembali lagi. Sebaliknya, jika makanan yang disajikan kurang menarik, dan pelayanannya kurang memuaskan, mungkin perlu dipikir beberapa kali, atau bahkan tidak perlu di pikirkan lagi untuk kembali atau tidak, langsung di daftar hitamkan saja.

Namun pada saat yang bersamaan, seberapa pedulikah konsumen pada sehat atau tidaknya makanan yang di konsumsi, itu semua kembali ke pribadi masing-masing. Setiap orang punya pilihannya sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s